Plastik Untuk Baju
Plastik adalah bahan yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Di rumah anda dapat melihat berbagai benda dari bahan plastik, bahkan benda paling sederhana dan berukuran kecil juga menggunakan bahan plastik sebagai bahan utamanya. Penggunaan plastik kini tidak bisa tergantikan karena harganya yang relative murah dan mudah dalam proses pembuatan. Termasuk salah satunya yaitu plastik baju. Plastik untuk kemasan baju mungkin hal yang sering dianggap sepele namun pada kenyataannya para penjual selalu menggunakannya dalam bisnis dan perdagangan. Tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan plastik untuk kemasan baju sangat penting disamping manfaat lain yang bisa didapatkan dari penggunaan plastik kemasan tersebut.
Plastik kemasan untuk baju terbuat dari senyawa pembangun karbon yang berasal dari minyak bumi dan gas alam. Senyawa karbon merupakan molekul kecil yang disebut dengan monomer. Kemudian monomer dalam jumlah banyak akan digabungkan untuk membentuk sejumlah produk plastik dengan berbagai jenis berdasarkan sifat dan karakteristik plastik yang akan dibuat. Pada proses pembuatan plastik itu sendiri harus menyertakan monomer murni untuk mendapatkan plastik dengan kualitas yang baik. Plastik mudah meleleh namun ada pula yang tahan terhadap panas pada suhu tertentu. Hal ini berdasarkan teknik pembuatan dan kandungan bahan. Penggunaan plastik juga tidak semata hanya untuk memberikan dampak negatifnya namun produsen berupaya untuk meminimalisir dampak negatif dengan proses daur ulang dan pemurnian kembali untuk menghasilkan produk sesuai dengan bahan daur ulangnya demi tujuan yang lebih positif.
Pentingnya plastik kemasan untuk membungkus baju dikarenakan sifat pembeli yang lebih selektif atau pilih-pilih. Interaksi pedagang dan pembeli tidak hanya terjadi di satu tempat dan beberapa orang, melainkan melalui proses panjang dan melibatkan banyak orang. Perpindahan baju dari produsen ke distributor sampai ke penjual dan pengecer yang begitu banyak sangat beresiko menyebabkan baju tidak dalam kondisi baik seperti awal keluar dari pabrik. Ditambah lagi ketika baju-baju sampai di tangan penjual maka interaksi pembeli dalam memilih memungkinkan baju-baju tersebut menjadi lembab dan berjamur karena terkena kotoran, debu, dan keringat. Jika demikian maka pedagang akan mengalami kerugian karena barang yang dijual tidak laku karena rusak. Dengan demikian sangat penting mengemas baju dengan plastik untuk memudahkan dalam penyimpanan dan baju juga tidak mudah kotor karena penyimpanan dalam waktu yang cukup lama.
Harga plastik kemasan baju relatif terjangkau. Umumnya plastik ini dijual perlusin. Karena harganya yang cukup murah para pedagang menggunakan plastik ini untuk mengemas baju dagangan mereka tiap item atau dalam satuan tertentu seperti lusin dan kodi. Baju yang dikemas dengan plastik juga menandakan bahwa baju tersebut dalam kondisi baru sehingga meyakinkan para konsumen untuk membeli.
